Berteduh dibawah matahari, 'tuk mencari kesejukan api
dalam diam ku bersembunyi, menanti dingin melebur sepi
Barapun mencair basahi api,
merajut abu sampai kesini, dunia tak bermuara
Disini tak ada ingin, tak pula angan
yang ada bathin, yang ada pagan
Hati yang koyak, jiwa yang rusak
senandung lirih bertema kocak, melontar serunai bermelodi acak.
Bulan merah merangkul amarah, langit biru merangkul pilu
bumi berpijar dibawah fajar, angin melintas diatas awan

0 Response to "Entah"
Post a Comment